Berita  

Polsek Labuapi Sulap Pekarangan Warga Jadi Lumbung Pangan Mandiri

Bhabinkamtibmas Perampuan Gerakkan Program Pekarangan Bergizi di Labuapi

Lombok Barat, NTB – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini merambah hingga ke lini terkecil di tingkat rumah tangga. Pada Minggu (22/02), personel Bhabinkamtibmas Desa Perampuan melakukan langkah konkret dengan menyambangi warga binaan guna memastikan program Swasembada Pangan berjalan optimal di wilayah hukum Polsek Labuapi. Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah misi produktif untuk mengubah lahan tidur menjadi lumbung pangan keluarga melalui konsep “Pekarangan Bergizi”.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dengan memanfaatkan setiap jengkal tanah yang ada, diharapkan masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, sekaligus mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah fluktuasi harga komoditas pangan.

Pendampingan Teknis dan Optimalisasi Lahan Terbatas

Dalam kunjungan lapangan tersebut, petugas kepolisian tidak hanya memberikan arahan verbal, tetapi juga terlibat langsung dalam pemantauan teknis di lahan milik warga. Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat beberapa warga telah berhasil menyulap area terbatas di sekitar rumah mereka menjadi area produktif yang tertata rapi. Penggunaan media tanam yang variatif, seperti polibag dan rak-rak kayu untuk pembibitan, menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengatasi keterbatasan lahan di area pemukiman.

Pengecekan rutin terhadap tanaman hortikultura menjadi agenda utama dalam kegiatan ini. Petugas memastikan bahwa sayuran yang ditanam tumbuh dengan sehat dan bebas dari hama. Selain itu, monitoring juga dilakukan pada sektor pertanian yang lebih luas, termasuk komoditas strategis seperti tanaman jagung yang kini telah memasuki fase pertumbuhan lanjut hingga tahap pascapanen. Kehadiran Polri di tengah petani dan warga ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus motivasi agar produktivitas pangan terus meningkat.

Komitmen Polsek Labuapi dalam Swasembada Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah bertransformasi menjadi penggerak ekonomi dan ketahanan pangan di desa-desa. Polri berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan program pangan guna memastikan masyarakat mendapatkan manfaat maksimal.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pemerintah terkait Swasembada Pangan Nasional. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga di Desa Perampuan memiliki pemahaman dan kemauan untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara produktif,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. “Bhabinkamtibmas hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi memberikan edukasi agar masyarakat mandiri secara pangan. Jika setiap rumah tangga memiliki pekarangan bergizi, maka ketahanan pangan desa akan terbentuk dengan sendirinya,” tambahnya.

Diversifikasi Pangan untuk Stabilitas Ekonomi Desa

Selain memantau tanaman yang sudah ada, Bhabinkamtibmas juga mendorong warga untuk melakukan diversifikasi pangan. Masyarakat disarankan tidak terpaku pada satu jenis komoditas saja, melainkan mulai menanam tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan harian yang rutin, seperti cabai, tomat, dan berbagai jenis sayuran hijau. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan angka pengeluaran rumah tangga.

Lebih lanjut, petugas juga memberikan wawasan mengenai peluang budidaya ternak kecil atau ikan di lahan pekarangan. Integrasi antara tanaman sayur dan budidaya ikan (aquaponik) atau ternak unggas dapat menciptakan ekosistem pangan mandiri yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi di tingkat desa, sehingga Desa Perampuan mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat.

Melalui pendampingan yang konsisten dan motivasi yang diberikan oleh personel Polri, diharapkan semangat swasembada pangan ini terus terjaga. Keberhasilan program Pekarangan Bergizi ini nantinya tidak hanya berdampak pada terpenuhinya gizi keluarga, tetapi juga menjadi fondasi yang kokoh bagi stabilitas ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *